1. Bahan pengembang pakan: Bahan pengembang pakan mengacu pada pengembangan cepat bahan baku pakan di bawah suhu tinggi, tekanan tinggi, dan kondisi panas lembap, membentuk partikel pengembang berpori. Keunggulan teknologi bahan pengembang pakan meliputi:
-Meningkatkan pemanfaatan pakan: Proses penggembungan dapat secara signifikan meningkatkan pemanfaatan pakan. Pengembangan dapat mengubah sifat fisik bahan pakan, membuat protein lebih mudah dicerna dan diserap, serta meningkatkan laju penghancuran, yang bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi konversi pakan dan kecepatan pertumbuhan hewan.
-Sterilisasi dan pengendalian hama: Efek suhu dan tekanan tinggi selama proses penggembungan dapat secara efektif membunuh bakteri dan virus dalam pakan, mengurangi risiko infeksi pada hewan, dan meningkatkan tingkat kesehatan hewan.
-Meningkatkan rasa pakan: Ekspansi dapat meningkatkan rasa pakan, meningkatkan nafsu makan, mendorong hewan untuk makan secara normal, dan mengurangi pemborosan pakan.
2. Pelet pakan: Pelet pakan adalah bahan granular yang terbuat dari pakan dengan ukuran dan bentuk tertentu. Keunggulan teknologi pelet pakan meliputi:
-Meningkatkan stabilitas pakan: Pakan granular membantu mencampur dan menstabilkan bahan pakan secara merata, mengurangi pembentukan lapisan dan pengendapan berbagai komponen dalam pakan, meningkatkan stabilitas pakan, dan memastikan hewan menerima nutrisi yang seimbang.
-Penyimpanan dan pengangkutan yang praktis: Bahan granular mudah disimpan dan diangkut, serta tidak rentan terhadap kelembapan, jamur, dan oksidasi. Bentuk yang teratur dan sifat padat dari bahan granular membuat ruang penyimpanan lebih efisien, memudahkan penyimpanan dan pengangkutan, serta mengurangi kehilangan dan pemborosan pakan.
-Menyesuaikan dengan kebutuhan hewan yang berbeda: Bahan granular dapat diolah menjadi partikel dengan ukuran dan bentuk yang berbeda, yang dapat disesuaikan dengan struktur mulut dan karakteristik pencernaan hewan yang berbeda, sehingga menghasilkan pakan yang sesuai untuk dikunyah dan dicerna oleh hewan yang berbeda.
Singkatnya, proses pemilihan antara pakan ekstrusi atau pakan pelet bergantung pada situasi spesifik. Jika Anda menginginkan keuntungan dalam meningkatkan pemanfaatan pakan, sterilisasi dan pengendalian hama, serta meningkatkan rasa, Anda dapat memilih bahan pakan ekstrusi; jika Anda menginginkan keuntungan dalam hal stabilitas pakan, penyimpanan dan transportasi yang mudah, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan hewan yang berbeda, Anda dapat memilih pelet pakan. Pada saat yang sama, metode pengolahan pakan yang berbeda juga dapat dipertimbangkan secara komprehensif berdasarkan faktor-faktor seperti spesies hewan, tahap pertumbuhan, dan metode pemberian pakan.
Pada tahun 2020, produksi pakan akuatik di Tiongkok mencapai 21,236 juta ton. Dari tahun 1995 hingga 2020, pakan akuatik mempertahankan pertumbuhan pesat dalam industri pakan dan diperkirakan akan memiliki pangsa pasar yang stabil dan besar di masa mendatang.
Pakan olahan, juga dikenal sebagai klinker, diproses melalui proses penggembungan. Pengembangan bahan baku pakan mengubah penampilan, struktur, dan bahkan bahan organiknya, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh hewan.
Proses produksi pakan krispi dan pakan pelet terutama berbeda dalam beberapa tahapan seperti pengkondisian, pengkriman, dan penyemprotan cairan:
1. Proses tempering: Setelah tempering, kadar air bahan yang mengembang sekitar 25%, sedangkan pada bahan granular sekitar 17%. Dan ketika menyesuaikan kualitas bahan yang mengembang, air dan uap ditambahkan bersamaan, sedangkan untuk bahan granular, hanya uap yang ditambahkan.
2. Pengembangan dan penyemprotan: Bahan pengembangan terutama diproduksi di bagian pengembangan dan penyemprotan, menggunakan mesin pengembangan khusus dan peralatan penyemprotan minyak. Setelah penyemprotan, pakan memiliki tampilan yang baik, cita rasa yang kuat, dan nilai gizi yang tinggi. Bahan granular tidak melalui dua proses ini, tetapi ada proses granulasi tambahan.
Pakan yang diekspansi menggunakan penghancuran ultra-halus, yang memiliki ukuran partikel lebih halus dibandingkan dengan bahan granular dan lebih mudah diserap. Namun, karena suhu dan tekanan tinggi, kerusakan protein dapat terjadi. Suhu pemrosesan bahan granular sekitar 80 derajat Celcius, dan pada dasarnya tidak ada kehilangan komponen nutrisi, tetapi bakteri, jamur, dll. di dalamnya tidak dapat sepenuhnya dibunuh. Oleh karena itu, dibandingkan dengan bahan granular biasa, bahan yang diekspansi lebih aman dan mengurangi risiko penyakit pada hewan.
Waktu posting: 29 Juni 2023















